Review Five Nights at Freddy’s 2 (2025)

Bangkitnya Boneka Animatronik untuk Membalaskan Dendam Masa Lalu

“We’re never gonna be able to move forward, until you deal with some of the mess you left on your head,” – Mike (Five Nights at Freddy’s 2, 2025)

Setelah film pertamanya sukses di Amerika Serikat dengan pemasukan 297 juta dolar AS pada tahun 2023, kini sekuelnya sudah bisa kita tonton di Indonesia. Film yang berjudul resmi Five Nights at Freddy’s 2 ini, dialiwahanakan dari serial video games populer ini di luar dugaan mampu meraup keuntungan besar hanya dengan biaya produksi 20 juta dolar AS. Walau begitu, film pertamanya mendapatkan ulasan buruk dari para kritikus, termasuk di Indonesia. Tapi apakah film keduanya mampu merubah stigma negatif tersebut? Kita ulas filmnya di bawah ini.

Sinopsis

Setahun setelah mimpi buruk yang terjadi di Freddy Fazbear’s Pizza, kisah-kisah tentang apa yang terjadi di sana telah diputarbalikkan menjadi legenda lokal yang konyol, yang menginspirasi Fazfest pertama di kota itu. Abby (Piper Rubio) yang merasa kehilangan keempat sahabatnya, Freddy, Bonnie, Chica, dan Foxy di film pertamanya, merasa tidak mempunyai teman yang bisa diajaknya berbicara.

Kakaknya, Mike (Josh Hutcherson) tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi kesendirian adiknya. Di suatu malam, Abby menyelinap keluar untuk bertemu kembali dengan Freddy, Bonnie, Chica, dan Foxy, dan memicu serangkaian peristiwa mengerikan yang akan mengungkap rahasia gelap tentang asal-usul Freddy’s yang sebenarnya, dan melepaskan sosok mengerikan yang telah lama tersembunyi selama puluhan tahun.

Narasi dan eksekusinya lebih baik dari sebelumnya

Menonton sekuelnya kali ini, ada sejumlah peningkatan signifikan, terutama bagi mereka yang awam atau tidak memahami games-nya. Narasinya kini lebih solid, dengan sejumlah kilas balik yang menjelaskan latar dari karakter utamanya, dan juga permasalahan utama yang sekarang dihadapi.


Karakter Abby dan Vanessa menjadi amat krusial di film kali ini. Keinginan Abby untuk bertemu keempat temannya, membuatnya harus berhadapan dengan trauma masa lalu Vanessa yang sekarang jauh lebih intens. Peran Mike kini hadir sebagai pendukung dari keduanya dan menjadi penyeimbang dari konflik yang nantinya hadir. Intensitas konflik muncul secara bertahap, membuat narasi ini jauh lebih menarik, karena ketegangan yang hadir terasa masuk akal ketimbang film pertamanya yang cenderung liar.


Kesimpulan
Sekuel Five Nights kali ini jauh lebih menghibur ketimbang film pertamanya yang cenderung liar dan terasa tidak realistis. Narasinya secara cerdas mampu menciptakan boneka animatronik yang ada menjadi momok menakutkan, bahkan bagi mereka yang awam sekalipun terhadap film ini. Tonton segera film ini sesaat lagi di bioskop seluruh Indonesia.

Director: Emma Tammi
Cast: Josh Hutcherson, Elizabeth Lail, Piper Rubio, Matthew Lillard, Skeet Ulrich, Wayne Knight, Mckenna Grace, Teo Briones
Duration: 104 minutes
Score: 7.0/10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top