Review Bring Her Back (2025)

Ketika Kakak Beradik Terjebak di Rumah Ibu Asuhnya yang Mengerikan

“I think there’s something wrong with Laura,” – Andy (Bring Her Back, 2025)

Buat kamu yang melihat judul film ini muncul di bioskop XXI, mungkin bertanya-tanya film apakah ini. Film horor dengan judul Bring Her Back bukanlah film sembarangan, film ini disutradarai duo bersaudara Danny dan Michael Philippou yang sebelumnya kita kenal lewat film horor berjudul Talk to Me (2022), film yang membesarkan nama mereka secara internasional.

Kini lewat Bring Her Back, yang meraih rating 89% di Rotten Tomatoes dan rating 75/100 di IMDb, tentu diharapkan bisa mengikuti kesuksesan Talk to Me, terlebih film ini telah dinanti para penggemarnya. Apakah film ini bisa memuaskan pecinta genre horor?

© A24

Sinopsis

Setelah kematian ayah mereka, sepasang kakak beradik, Andy (Billy Barratt) dan Piper (Sora Wong) ditempatkan petugas sosial di rumah Laura (Sally Hawkins) yang merupakan orang kepercayaan petugas lokal karena keahliannya menangani anak-anak. Di rumah itu mereka menemukan seorang anak misterius bernama Oliver yang tidak jelas asal usulnya, dan lama kelamaan mereka melihat sesuatu yang aneh di rumah baru mereka, begitu juga dengan Laura. Apa yang sebetulnya terjadi di rumah itu?

Alur lambat, namun sangat mencekam

Bring Her Back bergerak dengan sangat lambat. Kita akan disuguhkan eksposisi dari Andy dan Piper, dua saudara tiri yang ditempatkan di rumah Laura. Ketiganya mendapatkan waktu yang cukup untuk mengenal satu sama lain sampai pada suatu ketika semua berubah ketika Andy merasa dijebak oleh sesuatu yang tidak ia lakukan. Tanpa ia sadari, Laura berusaha memisahkannya dengan Piper secara perlahan untuk menghidupkan anak perempuan Laura lewat sebuah ritual.

Baru di paruh kedua kita akan melihat kalau eskalasi film ini mulai meningkat seiring dengan usaha Laura dalam memisahkan Piper dengan kakaknya. Dan yang mengejutkan, karakter Oliver akan mendapatkan momennya secara signifikan yang akan membuat kita terhenyak dengan adegan gore yang dilakukannya. Pisau dapur yang mengiris mulutnya hingga sobek, ataupun saat Oliver menggigit pinggir meja hingga giginya patah semua. Semua diperlihatkan secara close-up dan akan membuat kita miris karena kesadisannya.

© A24
© A24

Banyak film yang menampilkan kekerasan brutal tanpa henti, tetapi Bring Her Back berhasil mengganggu pada tingkat yang lebih dalam, kemungkinan karena sebagian besar kebrutalannya terjadi di antara anak-anak, dan adegan yang disuguhkan terasa nyata dan menyakitkan untuk ditonton. Hal inilah yang membuat film ini sangat layak untuk ditonton.

Kesimpulan

Tanpa perlu panjang lebar dan mengungkap spoilernya lebih lanjut, Bring Her Back merupakan salah satu film horor terbaik yang mengungkap banyak aspek di dalamnya. Visualnya yang sangat indah dalam menggambarkan kesuraman rumah Laura dari berbagai sisi, membuat apa yang disuguhkan terasa kuat dalam mengungkap ketakutan akan kehilangan seseorang. Semua hal tersebut membuat narasi film ini mempunyai nyawa untuk mengekspresikan kesedihan dari karakter utamanya.

Akting Sally Hawkins yang luar biasa sejak The Shape of Water (2017), membuat film horor ini terasa berbeda dari film sejenis. Pengambilan gambarnya yang sangat artistik, lewat beberapa shot dinamis terutama lewat shot close-up, membuat sejumlah adegan krusial terlihat sangat menjijikkan dan juga mengerikan untuk dilihat.

Director: Danny Philippou, Michael Philippou

Cast: Billy Barratt, Sora Wong, dan Sally Hawkins

Duration: 104 Minutes

Score: 8.4/10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top