Review The Magic Faraway Tree (2026)

Petualangan Ajaib di Hutan yang Akan Membuat Anak-Anak Berimajinasi

“Look up, children! If you only look at your feet, you’ll miss the clouds moving in with a whole new world on their backs.” — Moon-Face (The Magic Faraway Tree, 2026)

XXI baru saja merilis film terbarunya yang bergenre fantasi keluarga dan diadaptasi dari seri buku anak klasik karya Enid Blyton. Dengan judul The Magic Faraway Tree, film ini akan membawa kita ke dunia magis yang cocok untuk ditonton seluruh anggota keluarga.

Sinopsis
Cerita berfokus pada keluarga Thompson (diperankan oleh Andrew Garfield dan Claire Foy) yang terpaksa pindah ke daerah pedesaan di Inggris. Ketiga anak mereka—Joe, Beth, dan Frannie—merasa tidak senang karena harus meninggalkan kehidupan kota mereka yang nyaman.
Namun, kejenuhan mereka berubah menjadi petualangan luar biasa ketika mereka menemukan Enchanted Wood (Hutan Ajaib) di dekat rumah baru mereka. Di dalam hutan tersebut, mereka menemukan Magic Faraway Tree, sebuah pohon raksasa yang puncaknya menembus awan dan menjadi gerbang menuju dunia lain. Apa yang terjadi kemudian dengan keluarga Thompson?

Narasinya senada dengan The Chronicles of Narnia
Melihat film ini bak melihat film ber genre fantasi seperti The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005) ataupun The Spiderwick Chronicles (2008). Tapi secara premis, narasi The Magical Faraday Tree mirip The Chronicles of Narnia yang mengedepankan sekelompok saudara yang pindah ke rumah baru di pedesaan dan menemukan gerbang menuju dunia lain dan bertemu makhluk yang bisa berbicara dan menghadapi petualangan yang mengubah hidup mereka.

Visualisasnya memanjakan mata
Secara visual, film ini sangat memanjakan mata, bagaimana tidak? Desain produksi dari negeri-negeri di atas pohon dibuat penuh warna dan akan membuat anak-anak berimajinasi. Begitupun CGI nya yang terlihat nyata untuk beberapa karakter seperti Moon-Face

Chemistry yang menyatu antar karakter
Andrew Garfield dan Claire Foy yang berperan sebagai orang tua skeptis yang melihat anak-anaknya, tapi kemudian ikut terhanyut ke dalam petualangan anak mereka. Semua terlihat natural dan tak dipaksakan.

Durasi film membuat alur terasa seperti rangkuman
Karena di tiap negeri cuma mampir sebentar, petualangan mereka seperti cuplikan yang digabung menjadi satu. Tak ada kedalaman karakter yang dalam dan konflik dengan villain terasa kurang greget dan tensinya yang medium, tak membuat kita tegang mengikuti film ini.

Kesimpulan
Film ini sangat cocok ditonton untuk anak SD, karena terasa magis dan pesan moralnya mudah dipahami. Tapi kurang cocok untuk untuk remaja dan orang tua karena terlalu datar dan sederhana alur plotnya.
Tapi di luar itu semua, film ini membangkitkan nostalgia bagi pembaca setia Enid Blyton yang sewaktu kecil selalu menemani keseharian kita.

Director: Ben Gregor
Cast: Andrew Garfield, Claire Foy, Nicola Conarasi, Nonso Anozie, Judy Dench, Rebecca Ferguson
Duration: 110 Minutes
Score: 7.0/10




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top