Kelamnya Eksorsisme Katolik yang Sarat Konflik Internal dan Personal
“Ignoring a confirmed possession, is also a form of murderer,” – Sister Junia (Dark Nuns, 2025)
Buat kamu penggemar Song Hye-kyo, film terbarunya telah hadir di layar lebar. Ya, kini lewat film bergenre horor yang berjudul Dark Nuns, Song Hye-kyo langsung menggebrak dengan tema eksorsis Katolik yang tampaknya menjadi penghibur bagi penikmat horor di Indonesia yang mungkin bosan dengan tema horor yang itu-itu saja. Dark Nuns sendiri sejatinya merupakan spin-off dari The Priests yang dirilis pada 2015 silam dan saat itu dibintangi Jang Jae-hyun.
Song Hye-kyo yang sebelumnya sukses lewat series The Glory yang tayang di Netflix pada 2022-2023, kini disandingkan dengan Jeon Yeo-Bin, bintang muda yang mulai bersinar lewat Cobweb (2023) dan Harbin (2024). Narasinya mengacu pada tema klasik, tentang eksorsisme Katolik yang banyak sekali rujukannya lewat sejumlah film, namun yang menarik, Dark Nuns dikemas dengan sekelumit drama dan intrik yang membungkus karakter utamanya.

Sinopsis
Seorang anak laki-laki bernama Hee-Joon (Moon Woo-Jin) dirasuki oleh Iblis yang teramat kuat dan menyulitkan banyak rohaniawan yang berusaha mengusirnya. Namun, Suster Junia (Song Hye-Kyo) mengambil tindakan yang cukup nekat untuk menyelamatkan anak laki-laki itu. Bersama Pastor Andrea (Heo Joon-Ho), yang merupakan mentornya, ia melakukan pengusiran setan untuk mengusir roh jahat dari Hee-Joon.
Namun, Pastor Andrea terluka parah dan ikut kemasukan Iblis. Mau tidak mau, Suster Junia mengajak Suster Mikaela (Jeon Yeo-Bin) yang tertarik dengan apa yang dilakukan Suster Yunia, dan memutuskan untuk membantunya, meskipun banyak intrik di sekitar mereka dan membuat kacau apa yang akan dilakukan mereka nanti. Pastor Paul (Lee Jin-wook), yang juga mengikuti proses eksorsis ini justru lebih dipercaya pihak gereja, namun dia bukanlah seorang eksorsis, dan mau tidak mau ritual eksorsis ini diadakan secara tidak resmi oleh pihak gereja. Apakah nanti eksorsis atau pengusiran setan ini berhasil dilakukan kedua Suster ini?
Alur lambat dipakai untuk membangun karakter Suster Junia lebih dalam
Dengan alur relatif lambat di sepanjang film, Dark Nuns cenderung membosankan bila kita bandingkan dengan Devil’s Stay yang tayang akhir Desember 2024 silam. Dengan aliur linear yang disertai sedikit kilas balik, narasinya banyak berkutat di konflik yang muncul di seputar Suster Junia seperti masalah politis gereja Katolik yang rumit dan isu kesehatan Suster Junia yang nantinya berimpikasi pada keputusannya di akhir konklusi. Kedua hal tersebut menyebabkan Dark Nuns tak hanya fokus dalam membangun karakter Suster Junia, tapi eksekusi ini membuat film terasa lebih personal karena eksorsisme secara Katolik memang rumit secara birokrasi dan tidak memperbolehkan suster melakukan ritual ini, kecuali ada keadaan khusus dan luar biasa yang memperbolehkan eksorsis ini dilakukan dalam sebuah kondisi tertentu.

Elemen teknisnya mengagumkan dan chemistry yang terlihat padu
Secara teknis, Dark Nuns tampil cukup mengagumkan. Dengan dominasi tone kebiruan di sisi eksteriornya, membuat film dapat membangun nuansa seram dan menakutkan dari awal. Sejumlah shot menarik dihadirkan Hyeok-jae Kwon dengan desain produksi yang terbilang cukup rapi. Penggunaan practical effect dan make-up yang detil membuat film ini terasa nyata.
Untuk aktingnya, Song Hye-Kyo tidak usah diragukan lagi, dan bersama Jeon Yeo-Bin, keduanya terlihat padu saat beradu dialog dan chemistry keduanya hingga akhir membuat tiap kejadian yang mereka alami bersama terasa sangat emosional, terlebih menjelang konklusi.
Kesimpulan
Sebagai sebuah film horor bertema eksorsis, Dark Nuns memang terlihat beda dari film bertema sejenis. Film ini tidak hanya mengumbar ketakutan lewat jumpscares dan aksi pengusiran yang epik, tapi konflik yang timbul juga digambarkan secara personal dan terasa emosional. Nantikan kejutan di akhir film yang mengindikasikan adanya sekuel berikutnya yang tentunya akan lebih seru lagi.
Director: Hyeok-jae Kwon
Cast: Song Hye-kyo, Jeon Yeo-been, Lee Jin-wook
Duration: 114 Minutes
Score: 7.4/10