Dobrak Stigma Kelas Buangan, WeTV Resmi Rilis Serial Remaja 12 IPA 4

Diadaptasi dari karya populer Rieke Agnes, Serial ’12 IPA 4′ akan tayang mulai 24 Juli 2026 eksklusif di WeTV

12 IPA 4 dibintangi oleh Nayla Purnama, Junior Roberts, Shandy Pradana, Catherine Alicia (Catheez), Jessica Shaina, Ratu Aulia, Jeremias Grandy, Marsha Zulkarnain, Jinan Safaa.

Platform streaming digital WeTV Indonesia berkolaborasi dengan rumah produksi Unlimited Production resmi meluncurkan serial drama remaja terbarunya yang bertajuk WeTV Original 12 IPA 4. Peluncuran tersebut ditandai dengan digelarnya acara Press Screening dan Conferensi Pers secara meriah di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Senin (20/7).Mengangkat tema besar “Rejects Fighting for Recognition” atau perjuangan kelompok yang terpinggirkan, serial ini dijadwalkan mulai mengudara secara eksklusif di aplikasi WeTV sejak Jumat, 24 Juli 2026. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen platform dalam menghadirkan tontonan lokal berkarakter yang sangat lekat dengan dinamika sosial masyarakat Indonesia.

Berangkat dari Fenomena Viral Digital

Cerita dalam serial 12 IPA 4 diadaptasi dari sebuah karya Alternate Universe (AU) fiksi populer milik Rieke Agnes yang sempat viral besar di media sosial TikTok hingga meraup lebih dari 35,8 juta tayangan. Di bawah arahan sutradara kenamaan Dinna Jasanti, narasi ini dikembangkan untuk mendobrak stereotip klise tentang kehidupan anak sekolah. Alih-alih menyajikan prestasi akademis yang gemilang, serial ini justru menyoroti kehidupan di balik ruang kelas 12 IPA 4, sebuah kelas yang dicap negatif sebagai wadah “murid-murid buangan” dan sarat akan masalah.

Konflik cerita kian tajam dengan hadirnya plot penyamaran: tokoh utama bernama Hanin terpaksa menyamar menjadi mendiang saudara kembarnya, Hana, demi menuntaskan mimpi terakhir sang saudari untuk memenangkan sebuah kompetisi menari. Di sekolah tersebut, Hanin terjebak dalam kehidupan absurd teman-teman barunya sekaligus terjaring cinta segitiga dengan dua pemuda, Jarvis dan Joan.

Jembatan Komunikasi Antara Anak dan Orang Tua

Dalam sesi diskusi bersama awak media, Executive Producer sekaligus Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, menjelaskan bahwa fokus utama proyek ini melampaui romansa masa pubertas belaka.”Kami ingin mengangkat persoalan keluarga yang kerap terjadi secara nyata, terutama mengenai bagaimana ambisi dari orang tua dapat memberikan tekanan psikologis besar terhadap arah hidup sang anak. Melalui penceritaan ini, harapannya series ini bisa menjadi jembatan komunikasi yang sehat antara anak dan orang tua,” papar Febriamy di hadapan jurnalis.

Senada dengan Febriamy, Oswin Bonifanz selaku produser dari Unlimited Production menekankan bahwa kekuatan utama dari adaptasi ini ada pada ikatan emosional (chemistry) antar pemain. Mengingat proyek ini melibatkan ansambel aktor muda dengan skala yang cukup besar, pihaknya memberikan perhatian ekstra selama masa persiapan agar emosi persahabatan yang ditampilkan terasa natural.

Eksplorasi Karakter dan Debut Bintang Muda

Aktris muda Nayla Purnama dipercaya memegang peran ganda yang menantang sebagai Hanin dan Hana. Ia beradu peran dengan Junior Roberts yang memerankan karakter Jarvis, serta Shandy Pradana sebagai Joan. Proyek ini turut didukung oleh talenta populer lainnya seperti selebgram Catherine Alicia (Catheez) yang melakoni debut aktingnya sebagai Arabella, Jessica Shaina, Ratu Aulia, Jeremias Grandy, Marsha Zulkarnain, hingga Jinan Safaa.

Bagi Junior Roberts, menghidupkan karakter Jarvis memberinya ruang bernostalgia ke masa-masa seru bangku sekolah, lengkap dengan kenakalan khas remaja hingga rasa solidaritas kelompok yang kokoh. WeTV Original 12 IPA 4 dikemas dalam format multi-kamera dengan durasi sekitar 60 menit per episodenya, menjanjikan sebuah sajian yang tidak hanya menghibur melainkan sarat akan refleksi emosional bagi remaja maupun para orang tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top