15 film bersaing dalam nominasi utama Festival Film Wartawan Indonesia 2026, dengan penilaian yang mempertimbangkan karakteristik masing-masing genre.
Lima juri akhir kini bertugas menentukan pemenang melalui proses penilaian independen, diskusi mendalam, dan konsensus sebelum malam penganugerahan pada 10 November 2026.
Pengumuman nominasi Festival Film Wartawan Indonesia (FFW) 2026 tidak hanya menandai dimulainya persaingan menuju malam penganugerahan, tetapi juga memantik perbincangan di kalangan pencinta film. Sejumlah warganet menilai daftar nominasi tahun ini lebih mewakili keberagaman perfilman Indonesia, terutama berkat penerapan sistem penilaian berdasarkan genre.
Daftar nominasi tersebut diumumkan melalui kanal YouTube resmi FFW 2026 pada Sabtu (24/10). Sebanyak 21 anggota Komite Seleksi telah terlibat dalam proses kurasi untuk menentukan film-film yang dinilai layak bersaing dalam berbagai kategori penghargaan.
Kini, proses penentuan pemenang memasuki tahap akhir. Lima juri yang terdiri atas Frans Sartono, Susi Ivvaty, Hilmi Faiq, Seno Joko Suyono, dan Didang Pradjasasmita mendapat mandat untuk memilih karya dan insan perfilman terbaik dari nominasi yang tersedia.
Penilaian mencakup film Indonesia yang tayang di bioskop maupun layanan over-the-top (OTT) selama periode 1 Oktober 2025 hingga 30 September 2026. Sejumlah kategori utama yang diperebutkan meliputi Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Terbaik, Penulis Skenario Terbaik, hingga Penyunting Gambar Terbaik.
Ketua Panitia FFW 2026, Benny Benke, menegaskan bahwa proses penentuan pemenang sepenuhnya berada di tangan dewan juri akhir.”Keputusan juri akhir bersifat mutlak dan independen dari kacamata wartawan,” ujar Benny di Jakarta, Sabtu (24/10).
Menurut Benny, keberagaman latar belakang para juri menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Dengan komposisi tersebut, penilaian diharapkan tidak terpaku pada pencapaian komersial semata, tetapi juga memperhatikan kekuatan narasi, nilai budaya, relevansi sosial, serta keberanian dalam eksplorasi artistik.
Sistem Tiga Genre Jadi Sorotan Warganet
Respons positif terhadap nominasi FFW 2026 terlihat di media sosial, khususnya Instagram. Sejumlah pengguna menilai daftar tahun ini mampu memberikan ruang yang lebih proporsional bagi film-film dengan karakter dan pendekatan berbeda.
Akun @glitterungu, misalnya, menilai nominasi FFW memiliki daya tarik tersendiri karena sejumlah film yang masuk dalam nominasi festival lain juga memperoleh tempat di FFW, meskipun berada dalam kategori berbeda.”Nominasi award Festival Film Wartawan lebih legit dan bagus. Lima yang terpilih (di festival lain) pun masuk semua di FFW walaupun beda kategori,” tulis akun tersebut.
Sementara itu, akun @holly.wings28 menyoroti sistem pengelompokan genre yang membuat persaingan nominasi utama melibatkan total 15 film.”Karena dibagi tiga genre. Jadi total ada 15 film yang masuk nominasi utama,” tulisnya.
Pembagian berdasarkan genre menjadi salah satu aspek yang membedakan pendekatan penilaian FFW 2026. Sistem ini memberi kesempatan kepada film untuk dinilai berdasarkan karakteristik genre masing-masing, sehingga karya dengan pendekatan horor, drama, maupun genre lainnya tidak harus berhadapan menggunakan tolok ukur artistik yang sepenuhnya sama.
Anggota juri akhir, Didang Pradjasasmita, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut dirancang untuk menghadirkan penilaian yang lebih adil terhadap keragaman karya film Indonesia.”Dengan dibagi tiga genre, kita tidak memaksa film horor harus adu nilai artistik dengan drama festival. Masing-masing genre punya keunggulannya sendiri. Itu yang membuat penilaian jadi lebih fair dan mewakili industri yang sebenarnya,” kata Didang.
Pendekatan ini sekaligus menempatkan genre sebagai bagian penting dalam membaca pencapaian sebuah film. Setiap genre memiliki konvensi, kekuatan penceritaan, dan tantangan kreatif yang berbeda, sehingga penilaian diharapkan mampu melihat keunggulan karya secara lebih kontekstual.
Lima Juri Akhir Mulai Menentukan Pemenang
Di balik respons publik terhadap daftar nominasi, pekerjaan para juri akhir justru memasuki tahap yang lebih mendalam. Mereka tidak hanya diminta menentukan film yang paling menonjol, tetapi juga menelaah kembali setiap karya untuk menemukan kelebihan yang membedakannya dari para pesaing.
Didang mengungkapkan bahwa proses penjurian dilakukan secara intensif dengan mengandalkan penilaian independen, diskusi, pemungutan suara, hingga pencarian kesepakatan akhir.
”Kami bekerja independen dan intensif. Semua nominasi akan kami tonton ulang, kami diskusikan keunggulannya masing-masing, voting, sampai mencari konsensus. Kacamata wartawan itu kritis; kami mencari film yang punya nilai lebih dari sekadar pencapaian komersial,” jelas Didang.
Proses tersebut dijadwalkan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Seluruh nominasi akan ditinjau kembali sebelum para juri menentukan karya yang paling layak membawa pulang penghargaan.
Bagi FFW, penilaian dari perspektif wartawan menjadi bagian penting dalam mengapresiasi perfilman nasional. Selain melihat kualitas teknis dan artistik, pendekatan ini juga membuka ruang untuk mempertimbangkan relevansi sebuah karya terhadap masyarakat serta konteks industri yang melatarbelakanginya.
Dengan daftar nominasi yang telah diumumkan dan proses penjurian yang segera mencapai tahap akhir, perhatian kini tertuju pada malam penganugerahan FFW 2026. Malam Puncak Anugerah FFW 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10 November 2026.
Pada momen tersebut, publik akan mengetahui film dan insan perfilman yang berhasil memperoleh pengakuan tertinggi berdasarkan penilaian para wartawan yang tergabung dalam dewan juri akhir.
NOMINASI FESTIVAL FILM WARTAWAN 2026
Genre Horor
AKTRIS PENDUKUNG TERBAIK
Agla Artalidia – Tumbal Darah
Nai Djenar Maisa Ayu – Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Muthia Datau – Kafir: Gerbang Sukma
Vonny Anggraini – Legenda Kelam Malin Kundang
Wavi Zihan – Qorin 2
AKTOR PENDUKUNG TERBAIK
Aming – Ghost in the Cell
Didik Nini Thowok – Monster Pabrik Rambut
Donny Alamsyah – Tumbal Darah
Marthino Lio – Abadi Nan Jaya
Teuku Rifnu Wikana – Memburu Pemangsa
PENATA GAMBAR TERBAIK
Fachrun Daud – Abadi Nan JayaGita Miaji
402 Rumah Sakit Angker Korea
Joko Anwar – Ghost in the Cell
Sastha Sunu – Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Teguh Raharjo – Badut Gendong
PENULIS SKENARIO TERBAIK
Asaf Antariksa, Charles Gozali, Dharma Putra P.N. – Badut Gendong
Gea Rexy, Erwanto Alphadullah – Cerita Lila
Joko Anwar – Ghost in the Cell
Lele Laila – Qorin 2
Upi, Dea April – Kafir: Gerbang Sukma
PENATA KAMERA TERBAIK
Arfian – Qorin 2
Hani Pradigya – Badut Gendong
Ical Tanjung – Ghost in the Cell
Muhammad Firdaus – Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Patrick Tashadian – Abadi Nan Jaya
AKTRIS UTAMA TERBAIK
Faradina Mufti – Legenda Kelam Malin Kundang
Laura Basuki – Memburu Pemangsa
Lutesha – Cerita Lila
Sallum Ratu Ke – Tumbal Darah
Yasamin Jasem – Paket Santet
AKTOR UTAMA TERBAIK
Abimana Aryasatya – Ghost in the Cell
Arya Saloka – Munafik: Melawan Iblis
Fedi Nuril – Qorin 2
Marthino Lio – Badut Gendong
Reza Rahadian – Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
SUTRADARA TERBAIK
Azhar Kinoi Lubis – Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Charles Gozali – Badut Gendong
Ginanti Rona – Qorin 2
Joko Anwar – Ghost in the Cell
Kimo Stamboel – Abadi Nan Jaya
FILM TERBAIK
Abadi Nan Jaya – Produser: Edwin Nazir, Kimo Stamboel Produksi: Netflix, Mowin Pictures
Badut Gendong – Produser: Linda Gozali Produksi: Caravan Studio, MagMa Entertainment, Astro Shaw, Alunan, Legacy Pictures, VMS Studio, Komet Productions, Virtuelines Entertainment, Applause Entertainment Ltd, Skop Productions
Ghost in the Cell – Produser: Joko Anwar, Tia Hasibuan Produksi: Come and See Pictures, Rapi Films, Legacy Pictures, Barunson E&A
Qorin 2 – Produser: Susanti Dewi, Gope T. Samtani: Produksi: SL23, Rapi Films, Sky Media, Legacy Pictures, MagMa Entertainment, Nuon, IDN Pictures
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa – Produser: Sunil Soraya Produksi: Soraya Intercine Films
Genre Komedi
AKTRIS PENDUKUNG TERBAIK
Cut Mini – Menuju Pelaminan
Dea Panendra – Lupa Daratan
Gita Bhebhita – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Kawai Labiba – Operasi Pesta Copet
Marissa Anita – Suka Duka Tawa
AKTOR PENDUKUNG TERBAIK
Agus Kuncoro – Lupa Daratan
Derry Oktami – Menuju Pelaminan
Lukman Sardi – Yakin Nikah
Tora Sudiro – Yakin Nikah
Whani Darmawan – Menuju Pelaminan
PENATA GAMBAR TERBAIK
Aline Jusria – Operasi Pesta Copet
Khairun Naim Kesuma – Suka Duka Tawa
Ryan Purwoko – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Ryan Purwoko – Yakin Nikah
Yuda Kurniawan, Lilik Subagyo – Menuju Pelaminan
PENULIS SKENARIO TERBAIK
Aco Tenriyagelli, Indriani Agustina – Suka Duka Tawa
Bene Dion Rajagukguk, Sigit Sulistyo, Erwin Wu – Yakin Nikah
Husein M. Atmodjo, Yuda Kurniawan – Menuju Pelaminan
Muhadkly Acho – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Rino Sarjono, Edy Khemod – Operasi Pesta Copet
PENATA KAMERA TERBAIK
Dicky R Maland – Operasi Pesta Copet
Rahman Saade – Suka Duka Tawa
Aga Wahyudi – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Wendy Agah Wahyudi – Yakin Nikah
Yoyok Budi Santoso – Menuju Pelaminan
AKTRIS UTAMA TERBAIK
Amanda Manopo – Check Out Sekarang, Pay Later
Enzy Storia – Yakin Nikah
Luisa Adreena – Kado Untuk Ibu
Maizura – Menuju Pelaminan
Rachel Amanda – Suka Duka Tawa
AKTOR UTAMA TERBAIK
Bhisma Mulia – Menuju Pelaminan
Boris Bokir – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Oki Rengga – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Teuku Rifnu Wikana – Suka Duka Tawa
Vino G. Bastian – Lupa Daratan
SUTRADARA TERBAIK
Aco Tenriyagelli – Suka Duka Tawa
Edy Khemod – Operasi Pesta Copet
Muhadkly Acho – Agak Laen: Menyala Pantiku!
Pritagita Arianegara – Yakin Nikah
Yuda Kurniawan – Menuju Pelaminan
FILM TERBAIK
Agak Laen: Menyala Pantiku! – Produser: Dipa Andika, Ernest Prakasa Produksi: Imajinari, Jagartha, Legacy Pictures, Trinity Entertainment, A&Z Films, Navvaros,
Operasi Pesta Copet – Produser: Iqbaal Ramadhan, Dipa Andika, Ernest Prakasa, James Erlangga Produksi: Imajinari, Jagartha, Legacy Pictures, Trinity Entertainment, Navvaros, Boss Creator, Angin Segar, Indra Sashi Kalanacitra.
Menuju Pelaminan – Produser: Yuda Kurniawan, Dirana Sofiah Produksi: PFN, Rekam Films, Little Green White, Rapidz
Suka Duka Tawa – Produser: Tersi Eva Ranti, Ajish Dibyo Produksi: Visinema Pictures, Karma Club, BION Studios, Aktina Film, Virtuelines Entertainment, Komet Studios, Spasi Moving Image
Yakin Nikah – Produser: Ervina Isleyen, Shierly Kosasih Produksi: Adhya Pictures
GENRE DRAMA
AKTRIES PENDATANG TERBAIK
Anggun – Para Perasuk
Christine Hakim – Pangku
Irma Rihi – Na Willa
Meriam Bellina – Titip Bunda di Surga-Mu
Rieke Diah Pitaloka – Seni Merayu Tuhan
AKTOR PENDUKUNG TERBAIK
Jose Rizal Manua – Pangku
Ringgo Agus Rahman – Aku Sebelum Aku
Rizky Hanggono – Ayah, Aku Mau Cerita
Slamet Rahardjo – #CLBK: Cinta Lama Babak Kedua
Teuku Rifnu Wikana – Semua Akan Baik-Baik Saja
PENATA GAMBAR TERBAIK
Akhmad Fesdi Anggoro – Pangku
Ahmad Hasan Yuniardi – Para Perasuk
Cesa David Luckmansyah, Ahmad R Kamil – Seni Merayu Tuhan
Hendra Adhi Susanto – Senin Harga Naik
Teguh Raharjo – Na Willa
PENULIS SKENARIO TERBAIK
Johanna Wattimena, Bernardus Raka – Nobody Loves Kay
Reza Rahadian, Felix K. Nesi – Pangku
Rino Sarjono – Senin Harga Naik
Ryan Adriandhy – Na Willa
Wregas Bhanuteja, Defi Mahendra, Alicia Angelina – Para Perasuk
PENATA KAMERA TERBAIK
Dimas Bagus Triatma Yoga – Seni Merayu Tuhan
Faozan Rizal – Children of Heaven
Gunnar Nimpuno – Para Perasuk
Roy Lolang – Tukar Takdir
Yadi Sugandi – Na Willa
AKTRIS UTAMA TERBAIK
Claresta Taufan – Pangku
Marsha Timothy – Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?
Meriam Bellina – Senin Harga Naik
Luisa Adreena – Na Willa
Shenina Cinnamon – Dopamin
AKTOR UTAMA TERBAIK:
Ardit Erwandha – Tunggu Aku Sukses Nanti
Bima Azriel – Nobody Loves Kay
Fedi Nuril – Pangku
Nicholas Saputra – Tukar Takdir
Vino G. Bastian – Ayah, Aku Mau Cerita..
SUTRADARA TERBAIK:
Bernardus Raka – Nobody Loves Kay
Dinna Jasanti – Senin Harga Naik
Reza Rahadian – Pangku
Ryan Adriandhy – Na Willa
Wregas Bhanuteja – Para Perasuk
FILM TERBAIK
Na Willa – Produser: Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari Produksi: Visinema Studios
Pangku – Produser: Gita Fara, Arya Ibrahim – Produksi: Gambar Gerak
Para Perasuk – Produser: Amalia Fitriani, Amalia Rusdi, Siera Tamihardja, Iman Usman. Produksi: Rekata Studio, KG Media, Masih Belajar Project, Momo Film Co, RVO Horizon, Navvaros, Anami Films, CJ Entertainment, Les Contes modernes, aview images, Nathan Studios, Purin Pictures, White Light Studio
Nobody Loves Kay – Produser: Zhafran Solichin, Giovanni Rahmadeva, Nick Musa, M Faisal Hibatullah. Produksi: Visinema Pictures, QUN Films, Folago Pictures, ONIC, Visionari Pictures, Migunani Cinema Cult, Angkasa.
Senin Harga Naik – Produser: Mithu Nisar, Riza, Chand Parwez Servia. Produksi: Starvision, Legacy Pictures.