Alihawahana Menarik Tentang Shapeshifter untuk Anak-Anak
“Everyone here is a shapeshifter. There aren’t many of a shapeshifter or woodwalkers. But yes, we exist,” – Lissa Clearwater (Woodwalkers, 2025)
Jaringan bioskop XXI tak lama lagi akan merilis film anak-anak terbarunya yang temanya tidak terlalu asing, yaitu soal shapeshifting atau berubah bentuk. Yang membuat beda adalah film ini merupakan live-action dan bukan animasi. Film dari Jerman ini hadir dengan judul Woodwalkers, dan dialihwahanakan dari seri novel berjudul sama karya Katja Brandis yang disutradarai oleh Damian John Harper.
Film ini direncanakan hadir dalam trilogi, dan Woodwalkers merupakan film pertama dan kalau kita lihat dari trailernya terasa menjanjikan. Apakah filmnya sama baiknya dengan trailer yang sudah ada, atau malah sebaliknya?

Sinopsis
Seorang anak laki-laki bernama Carag (Emile Cherif), bersiap diantar orang tua angkatnya ke sebuah sekolah yang ditujukan untuk kebutuhan khusus yang tampaknya cocok untuknya. Secara fisik, Carag memang terlihat normal seperti anak pada umumnya, tapi ia tidak mempunyai teman di sekolahnya dan saudara angkatnya selalu bertengkar dengannya.
Yang keluarganya tidak tahu adalah Carag sebetulnya adalah seorang shapeshifter atau kita kenal sebagai orang yang bisa merubah bentuk. Dan hal inilah yang membuat orang tuanya memindahkan ia ke sekolah Clearwater High, sebuah sekolah yang secara rahasia mengikuti Carag dari kejauhan dan merupakan sekolah khusus bagi Woodwalker, sebutan untuk mereka para shapeshifter.
Carag sendiri ternyata mempunyai wujud kedua sebagai puma, dan ia mulai mempelajari banyak hal tentang dirinya dari Ibu Lissa (Martina Gedeck), kepala sekolah Clearwater, dan Andrew Milling (Oliver Masucci), sang pemilik sekolah tersebut. Ia pun segera menemukan teman-teman baru seperti Holly, yang bisa berubah menjadi tupai merah, dan Brandon, yang bisa berubah menjadi bison.
Tak hanya teman, Carag pun segera menemukan musuh baru di sekolah tersebut yang akan menyeret dia dalam bahaya besar dan akan melukai keluarganya.

Narasi datar dan cenderung membosankan
Walaupun premisnya tampak menjanjikan, nyatanya film ini tampil datar dan cenderung membosankan untuk ditonton, berbeda dengan banyak film anak-anak serupa lainnya yang narasinya lebih kaya plot dengan aksi menegangkan di sepanjang filmnya. Woodwalkers cenderung linear dan tidak mempunyai eksposisi yang cukup mengenai karakter utamanya, terutama Carag.
Dialog antar karakter pun terasa mentah dan hanya menyentuh sisi luarnya saja, hal ini membuat chemistry antar pemain tidak berjalan baik, terutama Carag dan teman-temannya di sekolah. Konflik pun hanya sebatas info dan tidak didalami lebih dalam.
Treatment seperi ini memang amat disayangkan, karena banyak sekali hal menarik yang perlu didalami lebih lanjut seperti penyerangan para woodwalkers kepada manusia ataupun latar belakang sekolah Clearwater yang belum dijelaskan sama sekali.
Visual cukup baik, walaupun cenderung repetitif
Dengan lansekap sekolah yang berada di kaki bukit, secara visual film ini memang terasa dekat dengan alam. Tone cerah menghiasi sepanjang film, walaupun banyak shot yang terasa repetitif terlebih saat menyorot Carag, dan interior sekolah sayangnya hanya terekspos di satu tempat, dan adegan dalam kelas tidak berarti banyak dari sisi naratifnya, dan sebatas lewat saja.
Dengan lansekap yang didominasi hutan dan bukit, film ini hanya menyorot secara spesifik kelas metamorphosis, yang terlihat sangat datar, tanpa dialog yang cukup baik dalam mengangkat tensi dan emosi penonton lewat adegan aksi yang dirasa amat kurang menghibur.

Kesimpulan
Woodwalkers mungkin lebih cocok ditujukan bagi penonton anak-anak dan bukan dewasa. Narasinya cenderung datar dan membosankan, bahkan aktingnya pun terlihat kaku (terutama pemeran Carag), yang menyebabkan chemistry antar pemainnya tidak terlihat sama sekali, terlebih untuk uskoringnya yang sangat monoton.
Untungnya, bagi anak-anak, hal ini tidak akan terlihat dan mereka akan menikmati film ini hingga selesai, karena bahasanya ringan dan mudah dimengerti. Isu tentang lingkungan juga akan menarik minat para pacifist yang makin marak belakangan ini, dan Woodwalkers bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak untuk bisa mencintai lingkungan di sekitar mereka.
Director: Damian John Harper
Cast: Emile Chérif, Oliver Masucci, Martina Gedeck
Duration: 103 Minutes
Score: 5.0/10