Rasa Cinta yang Berujung Mengerikan
“I want to go. I want to leave now. I want to go back…to before,” – Liz (Keeper, 2025)
Jaringan bioskop XXI kembali merilis film horor terbaru dari Osgood Perkins, yang dua film terakhirnya seperti Long Legs (2024) dan The Monkey (2025) meraih animo positif dari para kritikus dan penggemar film horor. Kini film terbarunya yang berjudul Keeper akan segera bisa kita lihat di layar lebar Indonesia. Seperti apakah filmnya kali ini?
Sinopsis
Liz (Tatiana Masley) dan Malcolm (Roshif Sutherland) menghabiskan waktu bersama dii sebuah kabin terpencil milik Malcolm. Suatu hari, Malcolm yang merupakan seorang dokter, tiba-tiba harus kembali ke kota untuk mengurus pasiennya di rumah sakit. Liz lantas merasa kesepian dan mendengar sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan dan melihat makhluk aneh telah ada di rumah tersebut.

Kejadian itu membuatnya stress dan ingin kembali pulang ke rumahnya di kota. Namun, Malcolm berusaha menenangkan Liz, dan memeriksa rumah tersebut. Namun, Liz menemukan foto Malcolm bersama perempuan lain saat ia sedang di kamar mandi, yang pada akhirnya membuat sebuah rahasia masa lalu terungkap dan mengejutkan dirinya.
Premis generik dengan elemen teknis mengagumkan
Premis Keeper memang termasuk generik, penggunaan kabin atau rumah peristirahatan di tengah hutan sebagai latar narasi film, bukanlah sesuatu yang baru untuk genre misteri horor. Namun, Osgood Perkins menawarkan sesuatu yang baru dan dipadukan dengan ciri khasnya selama ini.
Kabin bergaya modern minimalis di tengah hutan memang terdengar amat nyaman untuk ditinggali. Tapi kesan tersebut berubah ketika Liz mulai mendengar suara aneh yang datang dari sudut2 rumah tersebut. Terlebih setelah ia memakan kue coklat yang kata Malcolm diberikan oleh penjaga rumah, membuatnya terbangun di tengah malam dan sedikit berhalusinasi hingga pagi dan terlihat menggambar sosok2 aneh yang tak ia kenal.
Visualisasi film ini luar biasa, pengambilan gambar yang dinamis, dengan sudut-sudut asimetris, tersembunyi yang tak lazim, mewarnai keseluruhan film. Sudut-sudut runcing di langit2 rumah, kisi2 di tembok rumah menjadi elemen penting dalam menghantarkan kengerian yang secara sistemik melemahkan Liz. Hal tersebut membuatnya takut, dan ragu untuk tinggal di rumah itu, apalagi Darren (Birkett Turton) sepupu Malcolm yang tinggal di seberang rumah, bertingkah laku aneh saat Liz sedang sendirian.

Keeper amat kental dengan gaya khas Osgood Perkins yang selama ini ia hadirkan dalam film-filmnya. Osgood mampu menghadirkan horor mencekam dengan skoring yang terasa disturbing yang terdengar amat menakutkan. Ditambah lagi dengan lapisan nuansa psikologis pada karakter utamanya, membuat film ini terasa berbeda di level tertentu.
Belum lagi sejumlah atribut visual yang unik, menciptakan suasana meresahkan dengan pengalaman surealis yang kental. Secara cerdas, Osgood mampu memadukan ketegangan, kengerian, komedi satir yang absurd, juga perspektif dan kedalaman yang unik, membuat narasinya terasa sangat personal dan mengerikan.
Kesimpulan
Namun, film ini bukanlah tak ada kekurangan. Alurnya terasa sedikit lambat membuat film terasa lama, tapi semua itu masih di batas kewajaran karena membangun eskalasi cerita kadang memang membutuhkan waktu. Keeper di beberapa adegan menyelipkan visualisasi abstrak yang di akhir konklusi ada kaitannya dengan apa yang dialami Liz.

Selain itu, latar belakang makhluk yang muncul juga tak dijelaskan, hanya secara implisit lewat dialog yang terkesan mentah untuk dimengerti orang awam. Tapi itu tampaknya disengaja untuk memancing komentar penonton untuk berteori dengan pendapatnya masing-masing.
Director: Osgood Perkins
Cast: Tatiana Masley, Roshif Sutherland, Birkett Turton
Duration: 99 minutes
Score: 7.2/10